5 Alat Musik Terlaris di Musicstool.com & Prediksi Tren 2025
Pasar Alat Musik Sedang Bergerak Ke Arah yang Menarik
Pola pembelian alat musik di Indonesia berubah cukup drastis dua tahun belakangan ini. Kalau dulu orang cenderung beli gitar akustik murah sebagai pilihan pertama, sekarang tren menunjukkan sesuatu yang berbeda — lebih banyak pembeli muda yang langsung berani masuk ke instrumen yang lebih spesifik dan berkualitas.
Data penjualan dari berbagai platform menunjukkan pergeseran ini cukup konsisten. Dan menariknya, tren ini bukan sekadar ikut-ikutan, melainkan didorong oleh meningkatnya akses ke konten musik di media sosial yang membuat orang semakin teredukasi sebelum membeli.
Berikut ini lima alat musik yang paling banyak diminati dan terlaris, plus prediksi ke mana arah tren ini akan melaju.
1. Gitar Akustik — Klasik yang Terus Berevolusi
Gitar akustik tetap jadi raja penjualan, tapi jenisnya sudah bergeser. Pembeli sekarang lebih banyak mencari gitar akustik dengan pickup built-in (electro-acoustic) karena mereka sudah punya rencana tampil di depan penonton, bukan hanya berlatih di kamar.
Model dengan body cutaway juga makin populer karena memudahkan akses ke fret atas. Prediksinya? Gitar akustik ramah lingkungan dari bahan kayu bersertifikat FSC akan mulai naik daun di 2025 seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap isu lingkungan.
2. Keyboard/Piano Digital — Favorit Pemula Sampai Profesional
Penjualan keyboard digital melonjak signifikan, terutama untuk kategori harga menengah di kisaran Rp2–5 juta. Kelas piano online dan konten tutorial YouTube menjadi pendorong utama — orang beli keyboard karena terinspirasi dari video, lalu balik lagi beli aksesori seperti stand dan pedal sustain.
Tren ke depan: keyboard dengan fitur weighted keys yang mensimulasikan sentuhan piano akustik asli akan semakin terjangkau harganya. Segmen ini diprediksi tumbuh 30–40% dalam dua tahun ke depan karena pabrikan Asia mulai bersaing ketat di kategori ini.
3. Ukulele — Dari Hobi Pinggiran Jadi Mainstream
Siapa sangka ukulele yang dulu dianggap “mainan” kini jadi salah satu instrumen dengan pertumbuhan penjualan tertinggi? Karakternya yang ramah pemula, harganya yang relatif terjangkau, dan suaranya yang ceria membuatnya cocok untuk konten media sosial.
Banyak kreator konten menggunakan ukulele sebagai instrumen utama karena mudah direkam dengan kualitas bagus bahkan lewat smartphone. Di https://musicstool.com, kategori ukulele konsisten masuk tiga besar dalam hal frekuensi kunjungan produk, menandakan minat yang belum akan surut dalam waktu dekat.
Prediksi 2025: ukulele tenor dan baritone akan mulai menggeser ukulele soprano sebagai pilihan utama karena menghasilkan suara yang lebih dalam dan serius.
4. Drum Elektrik — Solusi Cerdas untuk Musisi Urban
Tinggal di apartemen atau rumah dengan tetangga yang sensitif suara? Drum elektrik menjawab persis kebutuhan itu. Penjualannya terus meningkat terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung.
Yang menarik, pembeli drum elektrik bukan hanya drummer yang sudah berpengalaman — banyak juga pemula yang langsung memilih drum elektrik sebagai alat pertama karena faktor kepraktisan. Modul suara yang semakin canggih dengan ratusan preset juga membuat pengalaman bermain terasa lebih menyenangkan dan interaktif.
Tren yang diprediksi akan berkembang: integrasi drum elektrik dengan aplikasi musik dan DAW (Digital Audio Workstation) secara wireless akan jadi standar baru, bukan fitur premium.
5. Bass Elektrik — Instrumen yang Kembali Diperhitungkan
Bass sempat terpinggirkan dalam percakapan musik populer, tapi sekarang sedang mengalami kebangkitan. Komunitas bassist di TikTok dan Instagram berkembang pesat, dengan konten groovy bass line yang mendapat jutaan penonton.
Penjualan bass elektrik untuk segmen pemula meningkat karena semakin banyak orang yang ingin memainkan instrumen ini setelah terpapar konten tersebut. Bass 4-string dengan finish natural wood dan pickup aktif jadi kombinasi yang paling banyak dicari.
Ke Mana Tren Ini Akan Berlanjut?
Ada tiga hal yang akan membentuk pasar alat musik Indonesia dalam 12–24 bulan ke depan:
- Hybrid instrumen — alat musik akustik dengan teknologi digital bawaan akan jadi segmen yang paling cepat tumbuh
- Komunitas sebagai driver penjualan — orang beli karena komunitas, bukan semata-mata karena iklan
- Konten sebagai kurikulum — YouTube dan TikTok efektif menggantikan toko sebagai tempat pertama edukasi instrumen
Pasar alat musik Indonesia masih jauh dari jenuh. Dengan semakin banyaknya generasi muda yang tertarik bermusik sebagai ekspresi diri, bukan sekadar hobi, permintaan terhadap instrumen berkualitas akan terus naik — dan itu kabar baik untuk siapa pun yang ada di ekosistem ini.



